Wanita Muslim diserang di depan anak-anaknya dan di publik di Amerika


Laporan: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Kejahatan dan kebencian terhadap Muslim meningkat pesat di AS, di mana serangan terhadap Muslim menjadi fenomena sehari-hari. Salah satu kejadian seperti itu terjadi di kota Dallas, Texas.

Seorang wanita Muslim diserang secara verbal dan fisik di sebuah kedai kopi oleh seorang wanita di depan anak kecilnya di Dallas, AS.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi di kedai kopi Starbucks di mana seorang wanita menyerangnya secara verbal, menghinanya hanya karena dia mengenakan jilbab dan menjadi Muslim. Kejadian ini jelas merupakan kejahatan rasial.

Insiden ini jadi terbuka di media  ketika korban bernama Nur Ashour, memposting serangkaian kejadian di tweet yang menggambarkan insiden itu bagaimana dia diserang oleh seorang wanita,  yang melemparkan kopi ke wajahnya dan mengatakan hal-hal mengerikan kepadanya dan tidak ada anggota staf keamanan yang datang untuk membantunya.

Dalam salah satu tweet dia berkata, “Hari ini saya dilecehkan oleh seorang wanita karena mengenakan jilbab. Bagian yang menyedihkan itu adalah @ Tidak ada Startar dan seorang karyawan atau penonton yang mengatakan sepatah kata pun padanya. Dia menyiran kopi  di wajahku dan mengatakan hal-hal yang mengerikan. Seandainya perannya dibalik, saya jamin reaksi akan berbeda, ”Tweet itu menyebar, mencapai hampir 200.000 orang yang suka dan 60.000 retweet.

Tindakan rasis ini terjadi ketika Nur bersama bayinya, yang satu berusia 3 tahun dan yang lainnya baru berusia 8 bulan. Kejadian itu sangat menakutkannya sehingga dia menangis saat kejadian itu. Tidak ada yang datang untuk memberi bantuan atau bantuan apa pun yang datang kecuali ada seorang pria yang mengatakan bahwa dia menyesalinya.

Ketika Nur pergi untuk mencari perlindungan dari wanita rasis, ia menemukan seorang petugas keamanan dan meminta bantuannya di mana wanita itu memhalik fakta dan menyalahkan Nur atas serangan terhadapnya, yang merupakan kebohongan terang-terangan, ia berbohong untuk menyelamatkan diri dari tindakan hukum.

Dia berkata, "Saya tidak tahu apa masalahnya, dia melemparkan barang ke wajah saya."

Banyak Organisasi Hak-Hak Sipil Muslim menanggapi insiden ini dengan serius dan menuntut penyelidikan lengkap atas insiden tersebut dan mendesak para saksi mata yang hadir di sana untuk membuka dan menghubungi Polisi.

Peran staf Starbucks lebih mengecewakan dalam insiden itu. Mereka diam sementara seorang wanita dilecehkan di toko mereka. Perilaku anggota staf membawa kritik keras ke bagian Starbucks.

Sementara itu, Juru Bicara Starbucks menolak mengomentari insiden yang menyatakan mereka tidak memiliki pengetahuan khusus tentang insiden tersebut.

Ini bukan insiden baru, baik di Dallas maupun di negara bagian lain di Amerika Serikat. Umat ​​Islam telah menjadi sasaran empuk dan mudah dari para pelaku kebencian ini. Sementara sistem Amerika terus gagal memberikan keamanan bagi umat Islam.

Insiden serupa juga dilaporkan di Dallas, awal tahun ini di mana seorang wanita diserang karena mengenakan jilbab dan menjadi Muslim.

Semoga Allah memberinya kekuatan dan kedamaian hati, dan melindungi semua saudara dan saudari kita yang tinggal di sana. Aameen

 Sumber: https://www.mvslimfeed.com/muslim-woman-attacked-in-usa/

Post a Comment

0 Comments