“Ikuti Islam, Bukan Muslim”: Mantan Kristen yang Kembali Ke Islam

Laporan: Sudomo Syueb

Harianindonesiapost.com  Banyakdari kita merasa diberkati ketika kita berpikir tentang Non-Muslim & agama mereka. Allah tidak hanya menciptakan kita tetapi juga memberi kita berkah Islam tetapi ada beberapa Muslim yang harus bekerja keras untuk menjadi seorang Muslim. Ini tidak mudah bagi mereka. Namun, Allah memudahkan mereka dan mereka masuk Islam. Baca salah satu wawancara tentang saudara kita daru Amerika yang kembali ke Islam baru-baru ini.

1. Ceritakan sedikit tentang diri Anda? Apa yang kamu kerjakan? Kapan Anda memutuskan untuk masuk Islam?

Saya berusia 34 tahun dan tinggal di Amerika Serikat. Saya bekerja di pabrik daging sapi bagian pengiriman. Saya dikonversi pada November 2016.

2. Apa agama Anda sebelum Islam? Bagaimana perasaan Anda dalam agama sebelumnya?

Kristen. Saya merasa baik-baik saja, tetapi saya tidak tahu semua yang dikatakan Alkitab.

3. Apa pandangan Anda tentang Islam, artinya bagaimana Anda memandang Islam sebelum masuk Islam dan apa pandangan Anda sekarang?

Kadang-kadang saya merasa bahwa Islam (الإسلام) penuh dengan orang-orang jahat  yang menonton Timur Tengah dalam gejolak yang konstan dalam berita. Sekarang, saya mengetahui bahwa Islam yang benar (الإسلام) dan seperti apa seharusnya Muslim sejati (مسلمين), dan bagaimana Muslim sejati (مسلمين) harus membawa diri sendiri ada perbedaan besar,  dan Muslim sejati (مسلمين) harus adil bagi semua orang dan selalu bersikap baik kepada semua orang, tidak pernah membunuh atau menyebabkan masalah.

4. Apa yang membuatmu tertarik pada Islam? Siapa yang memperkenalkan Anda pada Islam? Apa yang akhirnya membuat Anda memutuskan untuk kembali ke lslam?

Aturan Islam (الإسلام). Beberapa rekan kerja, Fateh (فاتح) Amin (امين), Jahed dan Zelgai Nabiyar, istri saya sekarang dan Hamza Saif. aturan dan bahkan persamaan yang dimiliki Islam (الإسلام) dengan agama Kristen karena membuat Islam (الإسلام) lebih mudah diadaptasi.

5. Apakah Anda memiliki sesuatu yang secara khusus Anda perjuangkan dalam perjalanan Anda ke Islam?

Tidak juga, terlepas dari berita dan pandangan negatif tentang Islam (الإسلام)

6. Bagaimana & Kapan Anda membawa Shahadah dan Di mana?

Bekerja dengan Hamza Saif pada November 2016

8. Apa tanggapan keluarga Anda? Apakah Anda tinggal bersama mereka atau berpisah?

Mereka tidak mengerti Islam (الإسلام) jadi itu tidak selalu mudah. Saya tinggal bersama keluarga saya

9. Apakah Anda pernah menderita Islamophobia? Jika ya, maka bagikan pengalaman Anda dan bagaimana Anda mengatasinya?

Tidak! Saya tidak pernah berbicara tentang agama di tempat kerja atau di tempat umum karena agama setiap orang adalah masalah pribadi menurut pendapat saya.

10. Bagaimana perasaanmu sekarang? bagaimana rasanya menjadi seorang Muslim di negara barat?

Rasanya baik karena negara saya tidak menindas saya karena agama saya.

12. Apa rencana masa depan Anda?

Untuk tetap berada di jalan yang lurus dan belajar lebih banyak tentang Islam (الإسلام)

13. Ada beberapa saran yang ingin Anda berikan kepada Muslim & Non-Muslim lain tentang Islam?


Islam (الإسلام) tidak buruk, tetapi Muslim (مسلمين) yang “mengikuti” Islam (الإسلام) tidak selalu menggambarka lslam sebagaimana mestinya. Ikutilah  lslam dan bukan pada sesama Muslim (مسلمين).

Kami akan membawa lebih banyak wawancara tentang saudara-saudari yang mendapat bimbingan dan memilih jalan yang benar. Insya Allah. Nantikan kami.

Sumber: https://www.mvslimfeed.com/follow-islam-not-muslims-ex-christian-who-reverted-to-islam/

Post a Comment

0 Comments