Socialize

SAAT MEMADU RINDU DI MILAD 70 TAHUN YTP.KU


Oleh  Murib Ilham

(Alumni Ponpes YTP, Kertosonobdan UINSA, Surabaya)

Editor: Sudono S. Madpuri

Harianindonesiapost.com Dua puluh tahun tak bertemu
Pasca milad setengah abad berlalu
Hati selalu terpaut dengan kebun ilmu
Dengan kawan satu ilmu satu guru

Tlah tiba milad 70 tahun yang dinanti
Bersama kawan lama kumpul kembali
Banyak kita tidak mengenali
Jabat erat, peluk tepuk, cipika cipiki
Persaan pilu rindu terobati

Ingin rasanya napak tilas
Tidur di lantai tanpa alas
Tanpa bantal tanpa selimut tebal
Tak memperhatikan kesehatan apalagi kepantasan

Tapi,,, ini pertemuan langka
Kita memilih ngobrol sambil canda ria
Tak terasa waktu fajar telah tiba
Semalam suntuk tak memejamkan mata

Pagi hari kita sarapan bersama
Seribu pincuk nasi pecel tumpang disiapkan panitia
Walau antri kita gembira
Menikmati suasana akrab terasa bahagia

Acara inti telah dimulai
Diawali paparan kyai tentang perkembangan pesantren dan prestasi
Yang membuat bangga para wali santri
Detak kagum perjuangan kyai belakangan ini

Ceramah Prof DR Jimly Asshiddiqie di acara ini
Memacu semangat, memberi motivasi
Buat kyai, santri dan para wali santri
Dari pesantren lahir orang-orang besar pilihan  dan teruji
Sebagai contoh beliau sendiri

Milad YTP telah usai
Kami kembali ke rumah masing-masing
Dengan membawa sejuta kenangan
Kenangan indah tak terlupakan
Tuk cerita anak cucu di masa depan
Ilal liqok wahai teman-teman
Selamat pisah sampai ketemu jembali di masa mendatang
Sehat selalu dalam lindungan Tuhan

Ijtama'a fillah wa tafarroqo fillah
Berpisah karena Allah
Bertemu karena Allah
Barokallah fiikum
Semoga Allah memberkahi kita semua
Aamiin Ya Robbal Alamiin

Terima kasih kyai, para udtadz, ustadzah
Tetima kasih teman-teman alumni
Terima kasih panitia
Terima kasih semuanya
Jazakumullah khoirul jaza'


Probolinggo, 14 Juli 2019
Bakda maghrib

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel