About Me


Milad 70 Thn: Ponpes Ar Raudlatul Ilmiyah Terus Berbenah


Oleh: Sudono S. Madpuri

(Alumni Ponpes YTP, Kertosono dan UGM, Yogyakarta)

Harianindonesiapost.com Sebentar lagi, Sabtu 13/7, akan diadakan Haflah Milad 70 tahun  Pondok Pesantren Ar Roudlotul Ilmiyah yang lebih dikenal pondok YTP Timur Pasar, Kertosono, Nganjuk. 
   Haflah Milad 70 tahun pondok YTP ini dikomandani oleh Dr. Amam Fahrur, SH, MH, yang sekarang menjabat Ketua Pengadilan Agama, Kota Surabaya.
   Pondok YTP ini didirikan oleh KH. Salim Akhjar pada tahun 1949. Setelah beliau meninggal tahun 1974, mudir pondok YTP dipercayakan pada KH. Mustain Kastam, dari Dengok, Paciran, Lamongan,  santrinya sendiri oleh para pengurus Yayasan Taman Pengetahuan. Dan ketika KH. Mustain meninggal, pondok YTP dipimpin oleh KH Ali Mansur Kastan, adiknya, sampai sekarang.    
   Peringatan Milad  70 thn pondok YTP ini yang kedua kali, sedang yanf pertama ketika usia pondok mencapai 50 tahun.


   Di sela sela mempersiapkan Milad 70 Thn YTP ini, saya teringat salah satu tulisan saya di portal Publica.com Jakarata, judulnya: "Ponpes Ar Raaudhatul Ilmiyah Terus Bebenah" pd tgl 23-04-2018,  berikut ini isinya:

PONDOK Pesantren Ar Raudlitul Ilmiyah, di bawah Yayasan Taman Pengetahuan (YTP) Kertosono, Nganjuk, Jatim, terus berbenah. Pondok ini didirikan oleh KH Salim Achyar PADA 1949.


Di atas lahan 3200 m2, semula pondok hanya terdiri dari bangunan los 4 unit. "Lalu disekat-sekat dengan bambu anyaman (gedek/sesek) untuk ruang kelas MTs dan MA, asrama, kantor dan tempat istirahat Kyai", kata KH Ali Manshur, Kyai pengasuh generasi ke 4.


Menurutnya, walaupun secara fisik pondok ini sederhana, tetapi alumninya banyak yang menjadi tokoh tokoh agama, pendidikan, kepenulisan, kedokteran, militer, hukum, politik, dan lain-lain.

KH Ali Manshur tidak berlebihan karena dalam bidang agama, lahirlah seorang KH Mustain Kastam dan KH Ali Manshur yang melanjutkan pesantren ini tetap eksis. Ada juga Dr Abdul Fatah Wibisono Al Maghfuroh yang pernah jadi Wakil Rektor 2 Uhamka Jakarta dan Pengurus Pusat PP Muhammadiyah. 


Di samping itu ada juga kang Dr Muslim Abdurrahman, tokoh humanis yang pernah menjadi Ketua Majlis LPBTN (Lembaga Pemberdayaan Buruh Tani dan Nelayan) dan juga KH Sun'an Karwalip dari Paciran Lamongan dll.

"Di era Kyai Mustain telah mulai merenovasi bangunan pesantren 2 unit gedung 1 lt. Sekarang di era kepemimpinan KH Ali Manshur Kastam, adiknya KH Mustain Kastam, bisa merenofasi 8 unit gedung masing masing 3 lt. 2 unit untuk KRB (18 KRB), 3 unit asrama putri ( 22 ruang), 1 unit asrama putra (15 ruang) dan 2 unit masjid, masing masing untuk putra di lt 2 dan putri l lt," Ustad Ahmad Shodiqin, salah seorang guru pondok, menambahkan. 

Sekarang ini PP Ar Raudlotul llmiyah sedang membangun l unit lagi di atas lahan 1.200 m2 yang setahun lalu dibebaskan seharga Rp 3,4 M. Unit bangunan baru tersebut menyatu dengan lokasi lama, direncanakan 3 lanta. Rencana lantai 1 untuk YTP MART untuk pengembangan ekonomi pesantren. Samping YTP Mary untuk kantor, sementara itu untuk laboratorium di lantai 2, sedang aula dan perpustakaan di lantai 3.

Dana pembangunan pondok ini diperoleh dari hasil usaha koperasi pondok, sumbangan wali santri, alumni, masyarakat muhsinin, dan juga kadang-kadang dari pemerintah.
Sekarang ini jumlah santri putra dan putri ada 566 orang. Tingkat MTs ada 299 orang dan tingkat MA ada 267 orang.

Sedang SPP santri, untuk MTs sebesar Rp 600.000 dan MA adalah Rp 625.000. Biaya itu sudah termasuk makan.

Sudono Syueb
Alumni Pondok Pesantren Ae Raudlotul Ilmiyah, Nganjuk

*) Konten yang ada di Rubrik Publicana merupakan rilis atau tulisan yang bersangkutan yang dimuat oleh Redaksi Publicanews. Isi menjadi tanggungjawab penulis/pengirim.

Post a Comment

0 Comments