Haflah Milad 70 Tahun YTP: Merawat Bangsa Dengan Pendidikan Pesantren


Laporan: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Peringatan Milad 70 tahun ponpes YTP Kertosono pada hari Sabtu 13/7 2019 pukul 08.00 ditandai dengan launching buku yang diterbitkan oleh Panitia Milad, judulnya; Ar Roudlatul ilmiyah: Kiai Dan Pesantrennya oleh KH Ali Manshur Kastam, mudir pesantren YTP. 
   Menurut KH Ali Manshur,  Buku ini ditulis oleh tim alumni pondok YTP yang dikomandani oleh Dr. H. Amam Fahrur, S.H, M.H. selaku Ketua Panitia Milad 70 Tahun YTP.
"Buku ini tipis, cuma 142 halaman tapi isinya luar biasa karena mengungkap sejarah berdirinya pesantren YTP oleh KH Salim Achjar 70 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1949 yang lalu. Dengan ucapan Bismillahirrohmanirrohim, buku ini saya launching, semoga manfaat dan berkah," kata KH Ali Manshur Kastam, mudir pesantren YTP generasi ke tiga.

    "Peringatan Milad 70 tahun pesantren YTP yang dirangkai deng Haflah Akhirussannah dengan tema, 
"Merawat Bangsa Dengan Pendidikan Pesantren ini 
dimksudkan agar  kondisi bsngsa lndonesia ke depan harus lebih baik dari sekarang, karena itu yang ada sekarang  harus dievaluasi untuk  mencari dan  mendapatkan kiat kiat menata masa depan bangsa ini yang lebih baik dan lebih cerah. Karena itu, dalam kontek merawat bangsa ini, peran serta 
pondok pesantren sangat strategis dan penting, termasuk peran Ponpes YTP itu sendiri," katabDr. Amam Fahrur, S.H, M.H dalam sambutannya sebagai ketua panitia Milad 70 Tahun YTP di depan ribuan santri, wali santri,  alumni YTP serta para undangan baik pejabat, tokoh masyarakat dll.
   Lebih lanjut Dr. Amam Fahrur katakan, peringatan Milad 70 Tahun ini,  disamping refleksi diri, juga untuk masuk ke lorong belakang, 70 tahun lalu, guna mencari dan memilih kegiatan yang lebih dan mengkaji  apa saja yang kurang.
   Dalam bagian lain, selaku ketua panita Milad 70 Tahun YTP, Dr. Amam Fahrur melaporkan rangkaian kegiatan peringatan ini. "Dalam kesempatan  ini sy laporkan, pertama, pada hari Jum'at tanggal 11/7 2019 mulai pukul 08.30 telah diadakan  bakti sosial  pengobatan  gratis berlangsung sampai hari Sabtu 13/7 pukul 15.00, yang dikomandani oleh dr. Burhan, menantu Pak Kiai Ali Manshur itu sendiri. Dan bazar buku, busana dan makanan
Kedua, telah diadakan bedah buku berjudul: Ar Raloudlotul llmiyah: Kiai dan Pesantrennya, pada hari Jum'at 12/7 pukul  14.00 sd selesai. Dan sebelum bedah buku telah diadakan pesta bakso dengan 1500 pentol, tahu bakso, siomey dan gorengan sumbangan dari para alumni,  lbu Nur Hasanah dan lbu Mauludah secara gratis.
Ketiga, pagi tadi, Sabtu 13/7 telah diadakan sarapan 1000 pencuk nasi pecel tumpang khas Kertosono sumbangan dari Ibu Fatmah, yang juga seorang alumni untuk para tamu undangan, juga gratis. Maka dengan terlaksananya Haflah Milad 70 Tahun Ponpes YTP ini, kami bersyukur kepada Allah dan mengucapkan beribu terimaksih pada semua pihak yang telah membantu terlaksananya Haflah ini.
   Sambutan berikutnya disampaikan oleh KH Ali Mansur, mudir ponpes YTP,  "Kita bisa terkumpul di sini dengan suka rela, 
semoga ridla Allah dan rahmat-Nya menyertai kita semua dunia dan akhirat.
   Selanjutnya, KH Ali Manshur menyampaikan mewakili shohibul bait kami mengucapkan 
selamat datang di pondok  YTP  yang hari ini tepat berumur 70 tahun. Biasanya orang yang telah  umur 70 tahun itu loyo, tapi  YTP semoga tidak loyo tapi semakin maju dan berkembang. Amin.
   Selanjutnya KH Ali Manshur laporkan
khusus pada wali santri bahwa anak santri sejumlah 199 anak, baik MTs maupun MA YTP lulus 100 %. Dalam 10 besar kelulusan se Jatim, YTP masuk ranking 8, sedang  jurusan  Agama masuk ranking 1, sedang jurusan bahasa rank 6. Dulu dalam 50 besar, YTP masuk ranking 2 jurusan bahasa.
"Di sini di pindok YTP ini para santri betul betul  belajar dan tidak hanya "ruwet"( turu dan ngeliwet)," kata KH Ali Manshur.
  Di bagian lain KH Ali Manshur katakan, yang Lulus MTs YTP semoga masuk MA YTP, agar ilmu tafsir, hadis dan alatnya semakin mantep. Sedang yang lulus MTs YTP semoga masuk MA YTP, agar ilmu tafsir, hadis dan alatnya semakin mantep. Sedang yang lulus MA YTP saya serahkan kembali kepada bapak ibu wali santri  dengan kelebihan dan kekurangannya. Bila selama ini kami mendidik ada kekurangannya kami  mohon maf.
   "Poin brikutnya, sekarang YTP sdang menbangun, kami bangun bukan karena sugih tapi lilhajjah, lidhdharurah. 
Lt l sdh selesai, lt 2 sedang dilanjutkan.
Untuk menyelesaiknnya, kami mohon bapak ibu berkenan  metitipkan rizkinya di YTP ini agar bisa jadi amal jariyah panjenengan yang pahalanya kekal. Sebab apa yang kita makan pasti habis, yang kita pakai pasti rusak, tapi yang sedang kita shodaqohkan in syaa Allah kekal," himbau KH Ali Manshur dalam akhir sambutannya.

Post a Comment

0 Comments