About Me


Yang Tersisa Dari Masjid Baitul Mahmud: Karakter Orang Bertakwa

Oleh: Sudono S. Matpuri Asy Syuaiby


   Harianindonesiapost.com "Dalam Teori afirmasi diketahui bahwa
Pikiran orang akan menjadi  ucapnnya.
Ucap orang akan jadi tindak tanduknya. tindakan orang akan jadi kebiasaannya. 
Kebiasan orang akan  jadi karakternya. Dan 
Karakter orang akan jadi taqdirnya," demikian taushiah yang dusampaikan ustadz M. Sholihin di masjid Baitul Mahmud setela sholat trawih akhir ramadhan kemarin (3/6) pukul l9.45.
   Selanjutnya ust. Sholihin ingatkan bahwa tujuan Allah mewajibkan puasa dalam bulan ramadhan ini agar orang orang mukminin dan mukminat memiliki karakter bertakwa kepada Allah. Seperti firman-Nya dalam QS Al Baqarah: 183,

يا ايها الذين امنوا كتب عليكم الصبام كما كتب علب اللذين من قبلكم لعلكم تتقون

'Wahai ingatlah segenap orang orang yang beriman, telah diwajibkan kepada kalian berpuasa (ramadhan), sebagaimana telah diwajibkan pada umat sebelum kalain, supaya kalian memiliki karakter bertaqwa"


Karakter orang bertaqwa menurut Rasulullah seperti sabdanya berikut ini,

اثق الله حيثما كنت واتبع الشيءة الحسنة تمحها وخالق الناس بخلق حسن.

Menurut Rasulullah bahwa orang bertaqwa itu memiliki karakter:

1. Ittaqillaha haitsuma kunta, sekalu ingat pada Allah dimana saja dan kapan saja berada, baik sendiri maupun bersama orang lain. Pembawaannya;
a. Tenang, ala bidzikrillahi tathmainnul qulub
b. Malu melakukan maksiat, al haya u minal iman
c. Hdupnya selalu merasa diawasi dan  dibimbing Allah, man yahdillahu falaa mudhilla lah

2. Wa atbiil syayyiatal hasanata tamhuha, 
Ada berubahan sikap dr jelek ke baik, dari dhalim ke adil, dari suka marah marah ke pemaaf dll.

3. Wakholiqinnasa bikhuluqin hasanin.
Bergaul dengan manusia dengan  akhlaq yg baiik.

Dalam artikel lain diterangkan,

اتق الله حيثما كنت، واتبع السيىءة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن

ittaqillah haitsuma kunta, wa atbi'is sayyiatal hasanata tamhuha, wa kholiqinnasa  bi khuluqin hasanin
" bertaqwalah (takut/waspada) kpd Alloh dimanapun kamu berada, ikutilah perbuatan buruk dg perbuatan baik maka akan meleburnya (perbuatan baik thdp yg buruk), dan pergaulilah manusia dg adab yg baik"


Ada 3 tingkatan adab dlm hadits tsb.
1. Org yg Taqwa, sama sekali tdk melakukan perbuatan buruk (melaksanakan perintah Alloh n menjauhi larangannya)

2. Jika blm mampu Taqwa sepenuhnya, maka banyak-banyaklah berbuat kebaikan agar dapat melebur keburukan yg kita lakukan. Dan berusaha kearah yg lebih baik.

3. Jika belum mampu maka minimal bergaullah dg sesama dg adab yg baik.
Sementara itu karakter orang bertakwa menurut Allah seperti dalam furman-Nya surat Ali ‘Imran Ayat 133-140  berikut ini,

وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ  مِّن  رَّبِّكُمْ  وَجَنَّةٍ  عَرْضُهَا  السَّمٰوٰتُ  وَالْأَرْضُ  أُعِدَّتْ  لِلْمُتَّقِينَ    ﴿آل عمران:١٣٣﴾

1. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

 الَّذِينَ  يُنفِقُونَ  فِى  السَّرَّآءِ  وَالضَّرَّآءِ  وَالْكٰظِمِينَ  الْغَيْظَ  وَالْعَافِينَ  عَنِ  النَّاسِ  وَاللّٰـهُ  يُحِبُّ  الْمُحْسِنِينَ    ﴿آل عمران:١٣٤﴾

2. Orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit,

3. Dan orang-orang yang menahan amarahnya 

4. dan memaafkan (kesalahan) orang. 
Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

وَالَّذِينَ  إِذَا  فَعَلُوا۟  فٰحِشَةً  أَوْ  ظَلَمُوٓا۟  أَنفُسَهُمْ  ذَكَرُوا۟  اللّٰـهَ  فَاسْتَغْفَرُوا۟  لِذُنُوبِهِمْ  وَمَن  يَغْفِرُ  الذُّنُوبَ  إِلَّا  اللّٰـهُ  وَلَمْ  يُصِرُّوا۟  عَلَىٰ  مَا  فَعَلُوا۟  وَهُمْ  يَعْلَمُونَ    ﴿آل عمران:١٣٥﴾

5. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, 

6. Lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? 

7. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”

أُو۟لٰٓئِكَ  جَزَآؤُهُ   مَّغْفِرَةٌ  مِّن  رَّبِّهِمْ  وَجَنّٰتٌ   تَجْرِى  مِن  تَحْتِهَا  الْأَنْهٰرُ  خٰلِدِينَ  فِيهَا  ۚ   وَنِعْمَ  أَجْرُ  الْعٰمِلِينَ   ﴿آل عمران:١٣٦﴾

“Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.”

Post a Comment

0 Comments