About Me


SYAWALAN KBPII & HARBA PII KE-72


Oleh: Andi Mudh'uddin

(Anggota  PW KBPII Yogyakarta Besar)


Harianindonesiapost.com Alhamdulillah, lebih dua ratusan warga Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia Kabupaten Sleman tahun 1440 H ini bersyawalan di RM Gendhuk Wulan Margodadi, Sayegan, Sleman. "Acara ini sekaligus meneguhkan semangat ukhuwah iman dan islam dalam ajaran silaturahim sehingga bisa memperjuangkan KalimatulLāh hiyal 'ulyā", demikian taushiah yang disampaikan Prof. Dr. Djam'an Nuri, Guru Besar UIN SUKA, Jurusan Perbandingan Agama, Yogyakarta)
   Selanjutnya Prof. Djam'an Nuri, yang juga Ketua Dewan Pakar PW KBPII, mengutip firman Allah SWT dalam QS Ali lmran (3) : 103 berikut ini,

وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖ وَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَآءً فَاَ لَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖۤ اِخْوَا نًا ۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَ نْقَذَكُمْ مِّنْهَا ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَـكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ
"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 103)

   Demikian pula, lanjut Prof. Djam'an  bahwa bisa silaturrahmi memperteguh amar makruf dan pencegahan kemungkaran...

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِا لْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
"Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 104)

Semangat persatuan agar menjadi umat terbaik berada di dalam garis perjuangan PII, demikian pula gerakan amal Muhammadiyah dan seterusnya terus menjunjung tinggi ajaran dan semangat silaturahim.

Ruh ajaran silaturahim seperti kita lakukan dalam Syawalan ini telah digagas dalam ayat _"Wal arhām", ayat lain _"Fal yasil rahimah"_. Sedang dalam hadits kita dapati seperti *"perintah saling berjabatan tangan; _"Tashofahu"...bahkan sampai-sampai kemudian Allah Ta'ala memaafkan seluruh kesalahan kita.. _"illā an yaghfira lahu..."_

Dalam konteks komunikasi dakwah dan perjuangan umat ini Allah SWT berfirman:

وَمَنْ اَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّنْ دَعَاۤ اِلَى اللّٰهِ وَعَمِلَ صَا لِحًا وَّقَا لَ اِنَّنِيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
"Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim yang berserah diri?" (QS. Fussilat 41: Ayat 33)

Masalah kita adalah persatuan umat, maka pedoman inti harakah dan jiwa kader PII tak lain strategi mempertahankan keimanan dalam setiap jejaring perjuangan yang saling terhubung, seperti pesan ayat berikut..

اَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اَنْ تَخْشَعَ قُلُوْبُهُمْ لِذِكْرِ اللّٰهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَـقِّ ۙ وَلَا يَكُوْنُوْا كَا لَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلُ فَطَا لَ عَلَيْهِمُ الْاَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوْبُهُمْ ۗ وَكَثِيْرٌ مِّنْهُمْ فٰسِقُوْنَ
"Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka) dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima Kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik." (QS. Al-Hadid 57: Ayat 16)

Mari kembali ke basis pertahanan keimanan dan kedamaian, persatuan yang berjalan di atas pesanan Al Qur'an, sehingga kader umat tidak tergoda dalam pola hidup _"hubbud dunyā wa karohiyatul maut."_

Terakhir selayaknya kader PII hidup layaknya strategi dua mata, bukan berjuang hidup sepenuhnya bergantung pada kedua tangan.. wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakātuh.

  Sambil beberapa Kanda Yunda kemudian berjabat tangan, acara diselingi koor adik-adik PII Wati Sleman. Tak kalah pembagian 19 paket sumbangan *door prize* kepada beberapa Keluarga Besar PII lingkungan Kab Sleman. Terakhir Panpel, Yu Emma mengundang jamaah KB PII Sleman bisa berangkat ke pertemuan lintas generasi di Ma'had Ikhsān Fikri Pabelan Magelang, hari Ahad 30 Juni 2019. Insyā Allāh seratus Warga akan bersama berangkat memeriahkan acara syawalan & silaturahim tingkat wilayah Yogyakarta Besar yang rencananya dihadiri oleh Menpera periode Presiden SBY Kanda Yusuf Asy'ari dan Kanda Jazir ASP.***

RM Gendhuk Wulan, 12 Syawwal 1440 H.

Post a Comment

0 Comments