About Me


Selamatkan Negara Dan Bangsa Indonesia Dengan Kejujuran


Laporan Tom Mas'udi dan Sudono

Harianindonesiapost.com Dunia hari ini berbeda dengan puluhan tahun lalu. Teknologi  telah membawa umat manusia ke arah peradaban baru dan penuh dengan informasi yang melimpah.

Pakar komunikasi telah melabelkan zaman sekarang mulai memasuki zaman " Information Abundance" atau " Keberlimpahan informasi" sehingga manusia dalam satu hari disibukkan dengan berbagai informasi yang terkadang tidak di butuhkan untuk kehidupannya.
Demikian pengantar yang disampaikan oleh Dr  Muhammad Taufik dalam


acara pelatihan komunikasi dakwah yang disinergikan dengan forum Haflah 'Ied dan Silaturahim Keluarga Besar Dewan Dakwah Jatim di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Putri Ar-Rosyid, Jalan Raya desa Pucung Kidul, Boyolangu Tulungagung pada Jumat- Sabtu (21-22 Juni 2019), yang diselenggarakan oleh  Dewan Dakwah Islamiyah  Indonesia (DDII) Jawa Timur.

Acara yang dibuka oleh Ustadz Sudarno Hadi, Ketua Dewan Dakwah Jatim, ini diikuti oleh sekitar 50 dai dan mahasiswa Akademi Dakwah Islam Muhammad Natsir Surabaya.

Tampil sebaga nara sumber adalah Dr. Muhammad Taufik ( Wakil Sekretaris bidang Humas Dewan Dakwah Pusat), Ainur Rofiq Sophiaan MSi (Dosen Ilmu Komunikasi UPN Surabaya), Zainudin Qadir (Jurnalis Radar Surabaya), Heti Palestina Yunani (Dosen Ilmu Komunikasi), Akbar Muzakki (Redaktur Majalah Hidayatullah), Askhabul Mukminin (Praktisi Komunikasi) serta Tom Mas'udi ( Wakil Sekretaris Dewan Dakwah Jatim).

"Salah satu tujuan kita adalah bagaimana para dai kita mahir dalam dakwah melalui tulisan, selain dakwah bil lisan", ujar ustadz   Zainudin Qadir salah seorang pemateri.


Sementara itu,Ustadz Ainur Rofiq Sophiaan, Wakil Ketua Dewan Dakwah Jatim bidang Humas,  menekankan agar para dai hati-hati menyebarkan berita. "Kita musti selektif dengan berita, jangan sampai kita termasuk penyebar berita hoax", tegas ustadz Ainur.     

Tentang acara ini, ustadz Hadi Sukarsih dan ustadz Husnul Fuadi (dai asal Ponorogo) serta  Joni Sasongko salah seorang peserta  mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia Surabaya asal Bojonegoro merasa berbahagia bisa mengikutinya. " Menarik sekali, kami tertantang dan termotivasi dengan paparan komunikasi yang disampaikan oleh pemateri untuk diaplikasikan dalam usaha dakwah. Kami mendapatkan tips membuat berita dan  menuliskannya", ujar Joni.

Sebagai tambahan, pagi ini (Sabtu 22 Juni, red.), acara dilanjutkan dengan Haflah 'Ied yang akan diikuti oleh sekitar 500 hadirin keluarga besar Dewan Dakwah Jatim, Pimpinan Ormas-ormas Islam, Perwakilan Ponpes yang tergabung dalam BKSPPI, serta Mitra-mitra dakwah Dewan Dakwah dengan taushiyah spesial dari Ustadz Syuhada' Bahri mantan Ketua Dewan Dakwah Pusat dua periode ( 2006-2011).
"Selamatkan Negara dan Bangsa Indonesia dengan Kejujuran" adalah tema Haflah dan Silaturahim 'Ied ini.

Post a Comment

0 Comments