About Me


INDONESIA MILIK KITA BERSAMA



Oleh : Zainul Muttaqin Sa'i Chalimah Novelya Ar


Harianindonesiapost.com Keluarga Bahagia rumusnya saling pengertian. Hidup paling banter atau panjang 90 tahun. Kita penghuni bumi tercinta Indonesia selalu berdo'a dan menjaga tetap subur makmur, jauh iri hati serta dengki. Tubuh Indonesia nafasnya sama seperti selera manusia. 

     Yaitu tentu semua orang berharap berkeinginan hidup bahagia selamanya. Kata pepatah tak sekaya dinar dialmari jiwa merasa cukup, yang penting kaya hati nan berbagi sesama,  walau sekedar kata-kata bijak saja. 
      Kebahagiaan bisa diterapkan setiap diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Methodenya " Mendahulukan persamaan, mengakhirkan perbedaan. Walau keinginan,pemikiran serta tindakan fitroh hak asasi " setiap manusia. 
    Akan tetapi kita harus pandai mengembalikan posisi sebagai manusia bersosial yang berfalsafah sapu lidi. Kita suka atau tidak suka harus berhidup bersama-sama. Maka kita harus belajar yang bernama ' NGEMONG ATI ' yaitu melatih menekan emosi kita yang tak terkendali. Kita letakkan kecerdasan kita sesuai posisinya. Hal sepele kita mending mengalah demi sesama, hal besar kita wajib tegas. Seperti haramnya menyembah berhala dan haramnya daging babi. Ini soal perbedaannya kita bersikap. Karena agama mengajarkan hukumnya daging babi haram, bukan persamaannya kita sebagai manusia hidup demi bahagia bersama. Bila hal yang kecil-kecil mari kita rundingkan bersama, termasuk kita " BERNEGARA ".
      Saudara tetap saudara buat Indonesia...!.

Post a Comment

0 Comments