About Me


Halal Bi Halal Persatuan dan Kerinduan Griya Bhayangkara

Laporan: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Halal Bi Halal Warga Griya Bhayangkara Bersatu antara RW 08 & RW O9 ini bebar benar bisa dipakai sebagai obat KERINDUAN, rindu untuk bersatu kembali setelah 12 tahun berpisah, 12 tahun tidak mengadakan kegiatan bersama setelah pergantian ketua RW O8 n O9 12 tahun yang lalu. 
   Maka wajar sekali kalau MC, On Zen,      membuka perhelatan akbar Halal Bi Halal Bersatu RW O8 & RW 09 ini sebaga Halal Bi Halal Kerinduan setelah berpisah 12 tahun lalu. Jumat 28/6 2019 jam 19.00


   "Untuk mengenang perpisahan 12 tahun itu, maka kami simbolkan dengan 12 tumpeng yang kami sediakan sebagai rasa syukur kami bisa bertemu kembali dan bersama lagi untuk bersama membangun Griya Bhayangkara dengan persepsi yang sama dengan tema Guyub, Aman, Rukun, Damai dab (Ber) Adab (GARDA)," kata bapak Ali Ridlo selaku ketua panitia.
   Lebih lanjut Ali Rudlo katakan, Saya mengapresiai kerja panitia yang dangan singkat, dalam waktu  tidak sampai sebulan bisa  menyelenggarakan  Halal Bi Halal Persatuan dan Kerinduan ini dengan menyediakan panggung yang megah dan sound yang berkualitas, sumbangan dari Bpk Ketua RW 09, bpk Soen Hermawan, serta terop yang banyak.


   "Karena itu kami ucapkan terimakasih pada warga Griya Bhayangkara yang telah membantu terselenggaranya Hala Bi Halal ini. Terutama pada bpk Hermawan.
Mohon maaf kalau rawuh lungguh lan suguh kami kurang nyaman," pinta Ali Ridlo.
   Sambutan berikutnya disampsikan Ketua RW 08, 
"Alhamdu lillah kita bisa bersatu lagi, momen ini yang kita idam idamkan selama ini, agar warga Griya Bhayangkara bisa merajut kembali persatuan dan kebersamaan lagi. Warga Griya Bhayangkara Bersatu Luar Biasa yes yes yes pasti bisa.

   Selanjutnya sambutan dati Ketua RW 09 yang baru yaitu Bpk Soen Hermawan, mari kita selalu  bersykur pada Allah, karena semua yang terjadi baik kemarin sekarang maupun yang akan datang semua atas kehendak Allah. Termasuk Halal Bi Halal yang mempersatukan antara warga Griya Bhayangkara RW 08 & RW 09 ini pun karena kehendak Allah. Maka itu kita  menyatu dan bersatu serta antusias dan perduli sesama warga Griya Bhayangkara lewat Halal Bi Halal Persatuan dan Kerinduan ini sebagai pintu masuknya.
   "Ini momen yang tepat  kembalinya Warga Griya Bhayangkara untuk menjalin persaudaraan antara RW O8 & RW 09. Yang terpenting ada niat untuk  merubah diri dan berubah ke jalan yang lebih baik." 
   Dibagian lain Hermawan sampaikan, mari kita saling mendidik bukan menghardik, saling mengajak bukan menginjak dan 
saling membina bukan menghina.


   Tak lupa Hermawan mengucapkan banyak terimakasih pada warga Griya Bhayangka atas dukungan dan bantuannya pada Halal Bi Halal ini, juga terimakasih pada bpk Sudono Syueb yang telah mempelopori pengurukan lampangan tengah Griya Bhayangkara ini hingga jadi rata dan baik seperti ini. Maka jangan lihat lapangan ini baiknya saja, tapi di balik baiknya lapangan ini ada tujuan utama yaitu ingin mempersatukan seluruh warga Griya Bhayangkara dalam berbagai event yang diadakan di Lapangan ini.
   Lebih lanjut Hermawan meminta Ketua RW 08 sambil menjabat erat tangannya, Pak Mustari, jadikan kami dan warga kami RW 09 sebagai teman, sahabat, saudara dan keluarga  demi bersatunya Warga Griya Bhayangkara.
Dijawab langsung dan tegas oleh Ketua RW O8, Siaaaaap Pak Hermawan.   
   Setelah itu kedua Ketua RW itu saling berangkulan sebagai simbol persatuan dan kebersamaan membangun Griya Bhayangjara.
   Selanjutnya sambutan bapak  Kapala Desa Masangan Kulon, Khairil Anwar. Beliau katakan, 
Saya terharu dan merinding melihat dan menyaksikan RW 08 & RW O9 Griya Bhayangkara bersatu kembali dalam Halal Bi Halal Persatuan dan Kerinduan ini. 
Semoga mulai detik ini warga Griya Bhayangkara harus bersatu untuk slamanya.
Bersatu  lintas agama, suku dan ras. Semoga acara ini juga merupakan 
bentuk kerinduan warga Griya Bhayangkara
bersatu demi perdamaian,  kedamaian dan persaudaraan.
   Di bagian lain Kepala Desa yang masa baktinya akan berakhir per tanggal 13 Agustus 2019 nanti,  nyatakan, kalau  ada kesulitan sampaikn pada BPD, LPMD,  RT dan RW, sebagai  Kades saya siap  membantu menindak lanjuti kesulitan warga.
Saya tidak membeda bedakan baik penduduk asli maupun  pendatang. Soal pembangunan Desa, saya juga tidak pilih kasih. Buktinya, saya punya program pembangunan Kantor dan Balai Desa di sebelah timur Griya Bhayangkara serta jalan tembus antara Griya Bhayangkara dan dusun Peterongan.
    Acara terakhir adalah tausiah agama yang diisi ole KH. Muhaimin Fadli dari Surabaya. Tausiah lebih banyak disampaikan dalam bahasa Jawa campuran Halus dan Ngoko, justru ini yang lebih terkesan dan menghibur.
   Menurut Yai Fadli, biasanya backdrop Halal Bi Halal itu gambarnya tiga (3): Masjid, Kupat dan Lepet. Masjid maksudnya, sebagai hamba Allah kita harus menyambung rasa, cipta dan karsa/karya kita kepada Allah dengan beribadah di masjid baik sholat, baca al Qur'an, taklim, iktikaf dll.
   Sedang Kupat maksudnya, sedoyo lepat kulo nyuwun pangapuro sing katah. 
   Adapun Lepet dikandung maksud, kalau sudah nyuwun pangapuro sekabehimg kelepatan ayo kelepatan kito sedoyo dipun lipet sing rapet ra sah dikandak kandakne wong liyo utowi tonggone.  Lepate koncone lan tonggone kudu disimpen. 
Rasulullah bersabda, 

من كان يؤمن بالله واليوم الاخر فاليكرم جاىه.

Sopo wonge sing ngiman karo Allah mongko kudu mulyakno tonggone.
   Ketika yai Muhaimin Fadli ini memberi tausiah sambil diiring grup musik Religi ibu ibu jamaah masjid Nur Fadhilah, Darussalam dan Babussalam Griya Bhayangkara. Yang dalam pra acara telah ikut partisipasi menghibur para hadirin Halal Bi Halal Persatuan dan Kerinduan ini. 
   Grup penghibur lainnya adalah Studii SSS pimpinan Ketua RW 09, bpk. Soen Hermawan.

Post a Comment

5 Comments