About Me


GURU BIJAK


By. Bunda Siswi
(Guru SD Negeri Mekarwangi 01, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi)

Editor: Sudono S. Madpuri

Harianindonesiapost.com Setiap memasuki Awal Tahun Pelajaran Baru kita sebagai guru SD Negeri harus siap ditunjuk Kepala Sekolah, untuk mengajar di kelas manapun apakah kelas rendah (1,2 atau 3), Kelas tinggi (4,5 atau 6).

Setelah keputusan dari Rapat Pembagian Tugas Mengajar yang dipimpin Kepala Sekolah,  maka kita sebagai guru mulailah mempersiapkan diri untuk kelancaran KBM (Kegiatan Belajar Mengajar),meliputi Administrasi kelas termasuk menghias kelas, mempersiapkan identitas siswa baru, menyusun penempatan tempat duduk siswa, agar terlihat menarik dan membangkitkan semangat belajar siswa. Oleh karena itu dibutuhkan kreativitas dan kebijakan guru dengan harapan terjalinnya kerjasama yang baik, antara Guru, Siswa dan Orangtua.

Biasanya hal pertama yang sering terjadi adanya rebutan tempat duduk siswa, agar bisa duduk paling depan, dengan harapan bisa belajar dengan mudah dan tidak terhalang penglihatan dengan siswa lain. 
Oleh sebab itu dibutuhkan Guru yang bijak dalam keputusannya. 
Penulis selalu meredamkan Orangtua yang merasa tidak mendapat kesempatan di bangku paling depan,  dan kebijakannya adalah sebagai berikut:

1.Pembagian tempat duduk siswa, adalah hak wali kelas, sampaikan dengan tegas tapi tak terkesan galak. Musyawarahkan dengan mengumpulkan Orang Tua, di hari pertama masuk.

2.Sampaikan hal tersebut, dan dibutuhkan kerjasama yang baik antar sekolah dengan Orang tua agar tercipta suasana kondusif dan nyaman

3. Dibutuhkan Guru yang bijak dalam bersikap, dan secara berkala, merotasi tempat duduk siswa, agar siswa pun merasa di perlakukan dengan adil, misalnya per minggu, atau per 2 minggu sekali. 

4. Tidak akan terjadi lagi, siswa rebutan tempat duduk, apalagi Orang tua ikut rebutan menempelkan kursi paling depan dengan nama siswa.

Demikian, pengalaman Penulis selama 12 tahun mengajar di SDN semoga bisa menjadi Inspirasi dan Evaluasi diri Saat memulai Awal Kegiatan Mengajar. 

Semoga keikhlasan kita akan menjadi ladang amal kebaikan di akhirat kelak, dan Barokah.. Aamiin

(Penulis sejak tahun 1997, mengawali karir menjadi guru TK dan tahun 2007 hingga sekarang 2019 menjadi guru SD Negeri Alhamdulillah Di syukuri di jalani dengan Ikhlas, tetap Semangat)

Jatimulya, Tambun Selatan Kab. Bekasi
26 Juni 2019
07.00 WIB

Post a Comment

2 Comments

  1. Pengalaman dalam rangkaian tulisan yang ringan dan enak dibaca.
    Terus bergerak, bunda Siswi🌹

    ReplyDelete
  2. Pengalaman dalam rangkaian tulisan yang ringan dan enak dibaca.
    Terus bergerak, bunda Siswi🌹

    ReplyDelete