About Me


Gobetan


Oleh: Sudono S. Madpuri

Harianindonesiapost.com Sahabat sahabat segenerasi dengan saya atau di atas saya yang sudah masuk ke wilayah U 60-80an, yang tinggal di pedesaan, apakah pedesaan agraris atau pantai, tentu sangat mengenal makananan yang berbahan NENYOK/KASPE dengan berbagai variasinya, karena masa kecil dulu sering makan makanan berbahan NENYOK. 
   Kita sering makan makanan tersebut karena kondisi ekonomi  saat itu sedang sulit, sehingga orang tua kita hanya mampu menyediakan jenis makanan tersebut. Jenis jenis makanan berdasar Menyok atau Kaspe tersebut namanya banyak, tergantung proses masaknya dan jenis campurannya. Di antara namanya adalah: Gatot, Saplak, Srawut, Gempo, Jeblem, Klenyem, Awuk awuk dan juga Gobetan.
   Gobetan ini dulu biasa kita makan di pagi hari sebagai SARAPAN. 
   Proses membuatnya cukup simpel. Menyok dipotong potong skitar 5 cm lalu direbus, setelah mateng ditiriskan, setelah dingin lalu dirajang tipis tipis kemudian dijemur beberapa hari sampai kering. Jika kering namanya Kripik atau krecek Telo. 
    Setelah kering, kripik atau krecek telo itu itu disimpan dulu beberap hari atau minggiu atau langsung didang atau dikukus. Didang dan atau dikukus karena masaknya menggunakan DANDANG dan atau KUKUSAN.
   Setelah dikukus beberapa menit dan matang lalu dicampur dengan kelapa dan bisa disuguhkan. Kalau mau variasi bisa dimakan dengan lombok hijau dan ikan asin. Jadi bahan buat GOBETAN hanya MENYOK, parutan KELAPA, LOMBOK HIJAU & IKAN ASIN. Jika lombok ijo dan ikan asin tidak ada ya tidak apa apa, cukup dengan kripik menyok dikukus dan kelapa saja sudah enak. Apa lagi dimakan dalam keadaan lapar, wouu enak sekali. 
   Mau coba makan Gobetan? Datang saja di pasar kriyek DENGOK, desa kelahiranku, kabarnya di sana masih banyak makanan tradisi berbahan menyok  atau kaspe, di tempat lain namanya telo atau ketela pohong atau pohong saja.
   Bahan gobetan yang telah kering ada yang menamai KRIPIK, jika di Dengok, Paciran dan sekitarnya. Ada juga yang menamai KRECEK TELO jika di Campurrejo, Panceng, Gresik. Nama ini info dari Yai Mubarrok.
   Jika di Dengok dan sekitarnya namanya GOBETAN tapi Sedayu Lawas kec. Brondong, namanya KLENYONG, sedang di Kertosono, Nganjuk bamanya Brongkolan.

Post a Comment

0 Comments