About Me


Tanamkan Cinta Tanah Air Sekitar 200 Santri dan Ustadz Ponpes Islamic Centre Syaikh Bin Baz (ICBB) Yogyakarta Kunjungi H. Ilyas 'Ali, Veteran Perang Kemerdekaan RI


Laporan Sudono Syueb, Surabaya 

Harianindonesiapost.com Jember (1/5/2019). Menjelang Ramadhan, sekitar 200 santriwan kelas tiga Aliyah dan ustadz Pondok Pesantren Islamic Centre Syaikh Bin Baz (ICBB) Bantul Yogyakarta berkunjung dan menginap di kediaman H. Ilyas Ali, seorang veteran dan purnawirawan TNI AD. Haji Ilyas  lahir tahun 1930 dan tergabung dalam Barisan Hizbullah melawan penjajah Belanda dan Jepang. Ada stempel abadi yang tak akan hilang sepanjang masa, yakni luka tertembus peluru tentara kolonial di salah satu pahanya. Haji Ilyas yang bebahagia bersama isterinya Hj. Siti Layyinah, 4 orang anak ( Agus Alin Nadhib, Nur Indiyah, Ilhamiatul Ilahiyah, Anisatul Hurriyah) dan 9 cucu itu semakin beegembira dikunjungi sekian banyak santri dan para ustadz, apalagi mereka semua rela bermalam berdesakan di kediamannya. "Para pejuang yang  banyak diantaranya juga ulama',  begitu tangguh  dalam menjaga diri, misalnya mereka sangat hati-hati menjaga pandangan termasuk  terhadap wanita, sehingga Allah melindungi mereka. Orang awam menyebutnya 'sakti' ", cerita Haji Ilyas kepada ustadz ICBB.


Mewakili keluarga, Tom Mas'udi, salah seorang menantu Haji Ilyas menyampaikan apresiasinya.
"Terima kasih yang tak terhingga atas kunjungan para santri dan ustadz ICBB. Mohon maaf atas segala kekurangan", sambut Tom ,   yang tak kuasa menahan air mata haru.

"Kunjungan ke  Jember ini dalam rangka  rihlah atau rekreasi dan studi tour santri-santri kelas tiga Madrasah Aliyah yang telah menyelesaikan serangkaian Ujian Nasional maupun ujian pondok. Dari Jogja hari Ahad dini hari, langsung menuju tempat wisata di kota Batu, lalu rafting arung jeram di Songa Probolinggo, kemudian silaturahim ke Haji Ilyas,dan terakhir menuju Sekolah Tinggi Dakwah Islam (STDI) Imam Syafi'i Jember", tutur ustadz Jundi mudzir ( kepala) Madrasah Aliyah ICBB merespon sambutan hangat tuan rumah.

Bukan kebetulan rombongan ICBB ini mengunjungi dan bermalam di kediaman Haji Ilyas. Salah seorang cucunya, Muhammad Ali Rahmatullah adalah salah satu diantara para santri itu. " Kunjungan ini sekaligus untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan pengenalan tentang sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa kita langsung ke pelaku yang mengalaminya", imbuh ustadz Jundi.


"Semoga kami dan para santri bisa meneruskan semangat perjuangan Kyai Haji Ilyas dan para pahlawan. Bahkan hingga usia 'sepuh', 89 tahun, Beliau masih istiqamah beribadah.  Saya menyaksikan sendiri tadi pagi jam 2  Beliau shalat tahajud dilanjut shalat shubuh berjamaah di masjid," ujar ustadz Arghi, alumni Universitas Madinah yang ada dalam rombongan tersebut menambahkan.

Mengakhiri kunjungan di rumah Haji Ilyas di Semboro Jember itu, tak lupa para santri bersama-sama memekikkan takbir 'Allahu Akbar', sebagaimana yang dulu secara berapi-api dilakukan oleh Bung Tomo untuk menggelorakan semangat perang kemerdekaan 1945.(Misbah/Ed)

Post a Comment

14 Comments

  1. Ini bisa jadi contoh para santri dan siswa selanjutnya...

    ReplyDelete
  2. Masya Allah TabarakaAllah...

    ReplyDelete
  3. MasyaAllah, selain rihlah diniawi para santri juga melakukan rihlah ukhrawi,jadinya seimbang. Bisa dicontoh bagi para santri seluruh Indonesia.

    ReplyDelete
  4. Mengagumkan dan sangat baik untuk pembelajaran agar kisah sejarah bangsa tetap mengakar di hati para penerus bangsa.

    ReplyDelete
  5. Marvelous activity for our generation to know the struggle of our herous

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah, semoga Allah membalas kebaikan para pahlawan yang berjuang demi indonesia.Dan Semoga kedepannya semangat pemuda cinta tanah air semakin kuat.Aamiin

    ReplyDelete