About Me


Poligami


Oleh: Ahmad Darojul Ali

(Alumni Ponpes YTP, Kertosono dan Pengajar di Univ. Ibnu Chaldun, Jakarta)


Harianindonesiapost.com Asas perkawinan adalah monogami, bukan poligami, sebagaimana UU no.1 tahun 1974.

Poligami tentu wilayah Mubah, tidak ada anjuran untuk poligami, apalagi sebagian Ustadz ada yang bilang  poligami itu nyunah.
Ada sebagian pula yang bilang bila suami baru punya istri satu, suami itu belum RIJAL.

Surat annisa' diawal2 surat itu hadir bukan di tempat atau suasana hampa, ada sejarah dan kondisi mengapa ayat itu turun.

Kehadiran Rosul sang pencerah umat, justru hadir mengilminir ( mengurangi ) kebiasaan masyarakat Arab ketika itu yang banyak istri, sehingga umat nabi Muhammad bila melakukan punya istri maksimal empat.

Ayat dalam awal surat annisa' kadang para ustadz menyampaikan dipotong, gak lengkap


Jelas , bunyi pungkasan ayat, jika kamu tidak bisa adil, maka nikahlah perempuan satu saja.

Pertanyaannya adakah lelaki yang bisa adil dengan beberapa istri ?
Dalam segi ekonomi mungkin bisa adil dalam tanda kutip, tapi dari segi hati, sayang dan perhatian suami pada istri pasti akan berat pada salah satu istri.
Bukankah Nabi sang pencerah pernah mohon ampun pada Allah, ya Allah, dalam urusan dhohiriyah, mungkin saya bisa adil, tapi urusan hati saya tidak bisa adil, ampuni aku ya Allah.

Tidak ada perempuan yang mau dimadu(diduain).
Tapi saya salut pada istri yang siap membagi dan terbagi cintanya dengan bersedia suami menikah lagi.

Aisah, ketika Rasul sang pencerah masih nyebut2 Hodijah akan kebaikan dan kesetiaan dengan suaminya, padahal Hodijah sudah wafat, Aisah cemburunya luarbiasa, bagai telur ia genggam, dan matanglah telur itu di genggaman tangan Aisah.

Maka, bila diantara kita sang suami ada kecenderungan mastna, dan kecenderungan itu mau diaplikasikan , carilah akhwat yang siap dengan segalanya, dan tentu, istri pertama harus tau dan mengijinkan, juga jangan nikah lagi tapi diam2 istri tidak tau.(Sudono/Ed)

Waullahua'lam.

Jakarta, 30 April 2019.
Ahmad Darojul Ali/ADA

Post a Comment

2 Comments