*Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dari Belahan Dunia dalam Angka Tinnjuan Ilmu Hisab*


By: Ali Hamdi
(Alumni ponpes YTP, Kertosono )

Editor: Sudono Syueb

Harianindonesiapost.com Hari raya Idul Fitri tahun itu akan jatuh pada tanggal 1 Syawal 1440 H, akan tetapi penduduk bumi dalam merayakanya terutama umat islam dalam berbagai kawasan belahan dunia akan mengalami perbedaan harinya.
Menurut Wikipedia Ijtimak, atau disebut pula konjungsi geosentris, adalah peristiwa di mana Bumi dan Bulan berada di posisi bujur langit yang sama, jika diamati dari Bumi. Ijtimak terjadi setiap 29,531 hari sekali, atau disebut pula satu bulan sinodik. Dan  pada akir bulan Romadlon 1440 akan terjadi pada hari Senin tanggal 3 Juni 2019 jam 10 : 4 : 46,49 GMT (Grinwich Meridian Time) waktu London Inggris.
Ketika ijtimak terjadi tersebut dalam hari yang sama, malam itu dunia mengalami dua keadaan sebagaimana dalam garis batas tanggal nol derajad tersebut kawasan bumi akan mengalami dua situasi, sebagain wilayah bumi akan masuk wilayah positif 0 derajad Hilal sudah diatas ufuq, sedangkan di kondisi yang lain dipermukaan bumi akan mengalami keadaan hilal minus atau hilal masih dibawah ufuq dengan fariasi kerendahan hilal masing masing wilayah;
Lalu kawasan bumi mana saja hilal yang sudah positif diatas ufuq tersebut…? 
dan dimana saja kawasan bumi yang mengalami hilal masih dibawah ufuq dan harus menyempurnakan puasanya menjadi 30 hari atau istikmal;
Adapun kawasan negara negara yang akan masuk dalam hitungan hisab Hilal sudah diatas ufuk adalah diantara nya sebagai berikut:
1.Negara-negara yang berada dikawasan timur tengah, antara lain saudi Arabia (kota Jidah hilal sudah diatas ufuq dengan ketinggian diatas 1 derajad,
2.Kota Kairo Mesir hilal sudah diatas ufuq dengan ketinggian diatas 1 derajad,
3.Negara-negara yang berada dikawasan Benua Afrika, terutama Afrika Selatan , hilal sudah diatas ufuq dengan ketinggian diatas 2 derajad sampai 3 derajad .
4.Negara-negara dikawasan Benua Amerika terutama Amerika Selatan dan Amerika tengah diantaranya kota New York, Los Engleas, Negara berazil Argentina juga hilal sudah diatas ufuq dengan ketinggian diatas 3 derajad sampai 5 derajad, walaupun harinya beda satu hari dengan kawasan Indonesia, akan tetapi akan jatuh pada hari selasa tanggal 4 Juni 2019,
Adapun kawasan Negara negara yang belum masuk dalam hitungan hisab Hilal masih dibawah ufuk adalah diantara nya sebagai berikut:
Negara-negara yang berada dikawasan Asean, antara lain Indonesia dan negara tetangganya hilal masih dibawah ufuq dengan kerendahan minus 0 derajad sampai minus 1 derajad dibawah ufuq,
Seluruh Benua Australia juga hilal masih dibawah ufuq dengan ketinggian diatas 0 derajad sampai minus 2 derajad,
Negara negara yang ada diBenua Eropa , Rusia , Jepang , Turki, Afghanistan hilal masih dibawah ufuq dengan ketinggian diatas 0 derajad sampai minus 2 derajad,
Kawasan Negara negara tersebut  akan menggenapkan pusa Romadlon 1440 H tahun 2019 ini menjadi 30 hari (istikmal) 
Ketika teknologi sudah maju seperti sekarang ini sekatan atau batasan hari dalam berhari raya seakan akan sudah tidak ada lagi menjadi pembatas karena bagi orang yang mempunyai kemampuan finansial dan teknologi orang tersebut bisa berpindah dan menikmati hari raya Idul fitri lebih dahulu dengan mendahului rekan senegaranya dengan cara berpindah kebelahan dan kawasan bumi yang sudah lebih dulu masuk 1 syawal disana, begitu pula sebaliknya sesorang yang ingin menambah hari dalam bulan Romadlonnya bisa dengan cara berpindah menuju kawasan yang belum masuk I Syawal nya;
Sehingga dari gambaran ditas, dengan menukil pendapat “Hasim Mujadi” sebenarnya perbedaan penentuan memasuki hari raya itu hakekatnya adalah sama saja hanya beda tanggalnya saja , sedangkan hari rayanya pasti sama semuanya akan sama mengatakan bahwa hari raya idul fitri itu adalah tanggal 1 Syawal,, 
Dengan demikian pemahaman tentang wilayah timur dan barat yang selama ini berkembang di masyarakat, bahwa untuk kawasan barat akan lebih dahulu berhari raya dari pada kawasan timur, adalah belum tentu benar  pemahaman tersebut, karena perlu dilihat perjalan garis batas tanggal hijriyah tersebut 
Salam ilmu Hisab, periksa dulu tulisanya sebelum periksa tehaer-nya

Post a Comment

0 Comments