Kiai Nyamar Buka Warkop

Oleh: Sudono Syueb

(Alumni Pindok YTP, Kertosono dan Sekarang Ngajar di Fikom-Unitomo, Surabaya)

Harianindonesiapost.com Suatu saat, sahabat baik saya sesama jadi anggota DPRD Provinsi Jatim  dari Fraksi PKS, yang juga terkenal sebagai muballigh muda yang sudah memiliki jam terbang tinggi,  namanya ust. Rafi' Munawar, Lc., tanya pada saya, pak Dono kenal dengan ustadz lhsanuddin?
Kenal sekali, jawab saya, sambil mbatin, ada apa orang ini nanya nanya ust. Ihsanuddin? Apa ust. Ihsanuddin mau dikader jadi ustadnya PKS? Hehehe....


"Kenal dimana pak Dono? Kan pak Dono Lamongan sedang ust. Ihsanuddin Nganjuk?," tanyanya heran, kenapa saya bisa kenal dengan ust. Ihsan.
Saya jawab, ya ketepatan saya pernah "minggat' ke Nganjuk, tepatnya Kertoso. Waktu itu saya ikut ikutan teman teman dari pantura kembali yantri ke YTP, Kertosono, lalu ga pulang, katut nyantri juga. Nah ketika saya ikut ikutan nyantri di YTP itu, saya kenal ust. Ihsan karena berada di kelas yang sama.


'Ou gitu cetitanya ust. Dono kenal sama ust. Ihsan!?," jawab ust. Rafi' dengan merubah panggilan pak ke saya jadi ustadz.

"Sik sik ustadz Rafi', ente panggil saya kok berobah jadi ustadz ni gemana,?" tanyaku pura pura sirius.
Ustadz Rafi' jawab dengan dua rius, lha ustadz dono bilang sekelas dengan ustadz lhsan di YTP, Kertosono, berarti ustadz dono kan sederajat ilmunya dengan ustadz lhsan. Sama sama berprediket ustadz ha ha ha...


"Ustadz Rafi' ngeledek ya he he he..... Ada apa ni, ada apa ust. Rofi' kok tetiba nanya ust. Ihsan?", tanyaku balik.    
    Begini ustadz Dono, sejak ustadz pindah ke Surabaya, saya tidak  pernah ketemu lagi. Saya sudah lama cari cari tapi belum ketemu. Barangkali ustadz Dono tahu tempat tinggalnya di Surabaya," kata ustadz Rafi' dengan mimik yang agak masgul.
"Jujur, saya belum pernah tahu tempat tinggal ustadz Ihsan, yang tahu hanya tempat usahanya, ustadz Rafi'", jawabku.


Tahu kalau saya tahu tempat tinggal ustadz lhsan, ustadz Rafi' kelihatan gembira dan langsung nanya, dimana dimana tempat usaha ustadz lhsan?.
"Ga jauh dari kantor kita ini ustadz,' jawabku
"Ah yang bener ustadz Dono".
"Bener ustadz, tempat usaha lhsan itu sekitar 1000 meter dari sini, di jalan lndrapura ini. Ketepatan tempatnya tepi jalan sebelah kiri dan di pojok jalan masuk ke barat," jawabku.
" Baik tadz Dono, trim infonya, setelah ngantor ini akan caya cari,"
    Beberapa hari berikutnya, setelah rapat paripurna  antara legislatif dan eksekutif, saya ketemu lagi dengan ust. Rafi' Munawar di kantor lndrapura.
Lalu ust. Rafi' bilang, daya sudah cari tempat usahanya ust. lhsan belum ketemu ustadz Dono. Dimana ya tepatnya?


"Kok belum ketemu, padahal tempat usahanya tepi jalan persis lhi ustadz, ya nanti kita cari sama sama Ustadz Rafi'. Tapi sebelum kita cari sama sama, sebenarnya ada hubungan apa sampyan dengan ustadz ihsan kok begitu semangatnya mencari beliau?," kataku menyelidik.
   Setelah ngambil nafas dalam dalam dan dihembuskan kembali sampai bunyu hah, lalu ustadz Rafi' bercerita, begini ustadz Dono, ustadz lhsan itu sebenarnya adalah orang yang berjasa merubah hidup saya dari tidak begitu mengerti Agama lslam hingga mengerti dan ikut mendakwahknnya. Sekolah saya ini SD, tidak mengerti bahasa Arab sama sekali, lalu saya tertarik ikut kursus bahasa Arab yang dibuka dan diasuh ustadz lhsan، lalu saya sekolah rangkap di MIM dimana ustadz lhsan mengajar. Dari situ saya sedikit sedikit mengerti, memahami dan menyintai bahasa Arab. Di samping ngajar bahasa Arab, ustadz lhsan juga memperkenalkan organisasi kepelajaran, yaitu Pll (Pelajar lslam lndonesia), sebagai anak desa yang tidak begitu tahu organisasi, saya juga tertarik dengan Pll.
    Setelah lulus MIM dan SD, saya melanjutkan ke pondok Maskumambang, Dukun, Gresik. Setelah lulus dari Maskumamban, saya melanjutkan kuliah di LIPIA, Jakarta. Sekitar empat-lima tahun kuliah, saya lulus LIPIA, lalu mengajar agama lslam, ikut gabung dengan teman teman sebagai da'i dalam wadah lKADI (lkatan Da'i lndonesia) sebagai sayap dakwahnya PKS, sampai sekarang ini.
Nah sejak saya kuliah di LIPIA sampai sekarang belum pernah ketemu ustadz lhsan. Saya cari di desa tidak ketemu, kata teman teman pindah ke Surabaya buka usaha baru. Usaha apa ya tadz Dono? Sebagai muridnya, saya merasa hutang budi dengan ust. Ihsan, karena beliaulah saya bisa jadi muballigh.


    "Alhamdu lillah, ilmunya ustadz lhsan manfaat barokah." sambungku.
   "Ustadz Rafi' apa belum tahu usahanya ustadz lhsan?," tanyaku.
   "Belum tadz Dono. Usaha apa ya,? Tanya tadz Rafi' penuh semangat.
   Dengan agak berat hati saya sampaikan bagwa usahanya tadz lhsan adalah buka Warkop dan Pecel Tumpang Kertosono di jln lndrapura, Surabaya.
   Tahu kalau ustadz lhsan buka Warkop, ustadz Rafi' terharu dan matanya berkaca kaca seraya berkata, sebagai murid, saya merasa kurang adab kepada guru saya, ust. Ihsan, saya merasa berdosa belum pernah silaturrahim pada beliau.

Sidoarjo, 14 Mei 2019

Catatan:
Sekarang ustadz Rafi' Munawar terkenal sbg ulama muda dan anggota DPRD Jatim 2004-2009,  DPRRI 2 periode 2009-2019.

Post a Comment

0 Comments