About Me


Senja Belum Tiba


Oleh: Bukhori At Tunisi

(Alumni Ponpes YTP , Kertosono dan UINSA, Yogyakarta)

Harianindonesiapost.com Debu beterbangan di jalan
Karena lalu lalang kendaraan
Merasuk lewat lorong-lorong waktu
Tàk sadar waktu berlalu
Hingga tiba, debu-debu menyatu membawa pilu

Air lewat bak air bah
Cuma jalannya sempit dàn berliku
Itu pun berlalu
Hanya membasahi lorong-lorong sempit nan kering karena tiada hujan

Tàpi kau sisihkan nafasmu tuk melukis di atas lempeng batu
Yàng tak akan lekang oleh waktu

Senja belum datang
Matahari baru tergelincir sedikit ke Barat
Adik-adik mu bàru bangun waktu Dluhà
Baru Iqra' yang dibaca
Apalagi àl Itqan, cumà baru dibuka

Goresmu menumbuhkan cerita yang terlupa
Membukà matà terbelalak
Banyak mutiara berseràk
Emas permatà berhàmburàn
Tàpi ...
Tapi ....
Tapi ... tiada yang memungut
Hinggà terpendam di dasar lumpur

Matà mulai membuka
Matahari baru naik waktu Dluhà
Adik-adik mu bàru bekerja
Itu pun tàk seberapa
Tàk berhàrgà
Hanya goresan tinta
Dipandang sebelah mata
Tiada Rupiah, Dolàr.
Apalagi amplop tebàl
Berjalan masih tertàtih-tàtih
Belum bisa làri
Apalagi sprint mengalahkan Bolt
Jalan pun masih tertàtih-tàtih, juga belum secepat Zohri

Matahari bàru tergelincir
Saat bàru Zhuhur
Istirahat sejenak, Qailulàh.
Sedikit ada riak
Tàk mengapa
Itu karena debu-debu beterbangan yàng cari ruang, karena di luar tak bertuàn
Alam bebas dijual, digadaikan tuk memenuhi nafsu kekuasaan

Suara lengkingan yang menjulang tinggi
Perlu diputar lagi
Tuk membangun adik-adik mu yang lagi mati suri

Kepalan tangan-mu perlu diangkat tinggi-tinggi tuk membakar hati yàng mati

Tahànnusmu di kesunyian
Memunajatkàn doa
Rabb
Adik-adik ku masih kecil
Bàru berlatih jalan
Itu pun tidur semalaman
Tiada munajat
Walàu 1 rakaat

Berilah kesadaran
Turats masasyikh masih ada di dasar lumpur
Tiada mampu menambang sendiri
Kecuali berjama'iy

Adik-adik ku masih kecil
Rabb
Bimbing intelegensi mereka biar merdeka
Lepas tali lasso yang mengekang kuda
Biar lari kencang
Mengalahkan deru debu pasukan bergajah Abrahah

Bukankan masyayikh berta'alum di Sana
Di Haramain
Melintas Sinài
Menerobos laut Merah
Lewat Gizza
Memandang Piramid Fir'aun yang menjulang ke angkasa

Belajar di Al Azhar hinggà Khortum di belahan Afrikà

Senja belum datang
Goresan tinta panjang
Perlu dituang
Biar adik-adik mu yang kecil membara dadanya

Aku berbuat apa(Sudono Syueb/ed)

Post a Comment

0 Comments