About Me


Mengenal Ku Klux Klan: Kelompok Rasis dan Sadis Di Amerika Serikat


Oleh: Sudono Syueb

(Dosen Fikom Unitomo, Surabaya)


Harianindonesiapost.com Kelompok yang paling berbahaya dan sadis di Amerika Serikat adalah Ku Klux Klan (KKK) dikenal juga sebagai 'The Klan' adalah sebuah kelompok rasis ekstrem. Berdiri pada tanggal 24 Desember 1865, sebagai Klan ke 1, setelah terjadi perang saudara di Amerika Serikat (AS). Anggotanya ada sekitar 500.000 orang.

Setelah pertama bubar, berdiri Klan ke-2  tahun
1915–1944, anggotanya 4.000.000 orang Sedang Klan ke-3
berdiri sejak 1946, anggotanya tinggal 6.000 orang.

Ideologi politik kelompok rasis ini adalah Supremasi kulit putih dan 
Nasionalisme kulit  putih
Sedang Posisi politiknya adalah Far right

Kelompok ini berkeyakinan bahwa ras kulit putih adalah ras yang terbaik. Mereka mendirikan organisasi tersebut dengan maksud untuk berjuang memberantas kaum kulit hitam dan minoritas di AS seperti Yahudi, Asia, dan Katolik Roma. Meskipun kelompok Ku Klux Klan empat tahun setelah berdirinya diumumkan pemerintah AS sebagai organisasi ilegal, namun masih tetap menjalankan aksi pembunuhannya terhadap warga kulit hitam. Bahkan, kelompok ini juga menyerang warga kulit putih yang dianggap sebagai pelindung kulit hitam. Aksi Ku Klux Klan memuncak pada dasawarsa 1950-1960-an yang akhirnya memunculkan kelompok perlawanan dari kalangan kulit hitam Amerika dan tokoh-tokoh yang menyerukan persamaan hak dan anti rasisme seperti Malcolm X dan Martin Luther King.

Namun, hingga kini pemerintah AS dianggap belum pernah melakukan usaha serius untuk memberantas kelompok yang dikategorikan berbahaya ini.

 Menurut Adi Nugroho, dalam bombastis.com, Kalau di Jepang ada Nippon Kaigi yang ingin menaikkan supremasi ras asli Jepang dengan menguasai parlemen dan pemerintahan. Di Amerika ada yang namanya Ku Klux Klan atau KKK yang juga ingin menaikkan supremasi warga kulit putih. Sekte ini bekerja secara sembunyi-sembunyi dan kerap melakukan aksi-aksi kriminal yang sangat berbahaya.

Kelompok ini tidak segan-segan melakukan aksi penembakan hingga pembakaran hingga banyak korban berjatuhan. Selama warga kulit hitam atau merah ada di Amerika, mereka akan tetap melakukan aksi-aksi keji hingga akhirnya bisa mendapatkan satu mimpi yang sangat besar yaitu menciptakan negara sendiri. Berikut fakta ngeri tentang KKK.

KKK muncul pertama kali pada tahun 1866 atau pasca perang sipil yang terjadi selama puluhan tahun di Amerika. Organisasi ini dibentuk oleh enam orang veteran tentara yang pernah berperang melawan orang kulit hitam atau Indian yang sebenarnya asli Amerika dan berhak mendapatkan apa saja yang mereka punyai.

Organisasi ini dibentuk untuk mewadahi orang-orang yang masih ingin menguasai Amerika. Setelah perang usai, mereka masih ingin menjadi penguasa tanpa mempedulikan pemerintahan yang ada. Mereka terus merekrut anggota diam-diam dan melakukan aksi-aksi mengerikan agar memiliki kesempatan untuk menguasai banyak sektor penting.

Munculnya Klan Dari Masa Ke Masa 

Sejak muncul pertama kali pada abad ke-19, klan ini tumbuh dan terus berkembang dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Klan generasi pertama berlangsung pada 1865 dan berakhir enam tahun kemudian. Belum kuatnya struktur organisasi ini menyebabkan klan tidak bisa bertahan meski anggota yang berhasil direkrut cukup banyak.

Klan selanjutnya baru tumbuh lagi pada tahun 1915 dan berakhir pada 1944. Klan ini lahir dari seorang pria bernama William Joseph Simmons. Pria ini menjadikan anti-imigran dan anti-katolik menjadi dasar dari klan. Setelah klan kedua runtuh muncullah klan ketiga dengan mengusung hal yang sama dan masih bisa bertahan sampai sekarang. Oh ya, pemakaian kostum putih kerucut dimulai saat klan kedua terbentuk.

Misi KKK yang Mengerikan dan Penuh Konspirasi
Misi dari KKK masih sama sejak pertama kali didirikan di Amerika. Misi utama itu adalah menegakkan supremasi orang kulit putih. Kelompok ini ingin Amerika hanya ada orang kulit putih saja. Orang kulit hitam atau penduduk asli dianggap mengganggu dan tidak pantas hidup dengan kedudukan apa pun.

Misi selanjutnya yang dilakukan oleh KKK sama dengan Nippon Kaigi yaitu menguasai negara. Mereka meletakkan orang penting di dalam pemerintahan. Mereka memengaruhi kebijakan-kebijakan yang diambil untuk lebih memudahkan mereka dalam menguasai Amerika. Mereka ingin semua orang tunduk pada kelompok yang memiliki anggota lebih dari satu juga orang ini.
Kejahatan yang Dilakukan KKK
Sebagai sekte yang cukup besar, kelompok ini kerap melakukan aksi-aksi kriminal yang sangat mengerikan. Mereka pernah melakukan pembunuhan-pembunuhan kepada tokoh kulit hitam yang dianggap menghalangi mereka. Kelompok ini akan memburu siapa saja dan membunuh mereka dengan cepat agar jalan untuk menguasai Amerika jadi lebih cepat.

Kejahatan yang Dilakukan KKK [image source]
Kelompok yang selalu mengenakan kostum putih mengerikan ini juga kerap melakukan kerusuhan. Pada tahun 1920 kerusuhan berbau ras diluncurkan di Oklahoma hingga menyebabkan banyak warga kulit hitam yang menjadi pengusaha tewas. Selanjutnya mereka juga menculik wanita untuk dibunuh setelah sebelumnya diperlakukan dengan tidak senonoh. Terakhir, mereka juga melakukan pembunuhan massal di Greenboro.
Saat ini KKK masih ada dan terus menjalankan aksinya. Organisasi ini mulai menempatkan anggotanya di pemerintahan Amerika secara diam-diam. Kalau KKK terus tumbuh dan tidak segera dihancurkan, mungkin Amerika sendiri yang akan hancur dan berubah
 Pemimpin Ku Klux Klan masa kini, Frank Ancona, meninggal karena ditembak mati Istrinya sendiri saat tidur. Mungkin ini karma dari kekejamannya dan kelompok KKK terhadap kemanusiaan.

Cerita pembunuhan Frank Ancona dimuat dalam situs TRIBUNJOGJA.com, sebagai berikut, Pemimpin Ku Klux Klan di negara bagian Missouri, AS, tewas pada dua tahun lalu dalam insiden berdarah. Kini sang istri mengaku telah menembak mati suaminya, Frank Ancona, kemudian membuang mayatnya di sisi sungai.

Diwartakan BBC, Sabtu (20/4/2019), Malissa Ancona dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah mengakui perbuatan kejinya tersebut.

• Kronologi Pembunuhan di Kebumen, Pelaku Duduk Santai di Dekat TV Tak Jauh dari Jenazah

"Saya menembakkan dua tembakan yang membunuh suami saya," katanya kepada Hakim Wendy Wexler Horn.

Dia mengaku membersihkan dinding kamar tidur untuk mengaburkan barang bukti, kemudian melepaskan sprei sebelum membuang mayatnya di Belgrade pada Februari 2017.

Setelah itu, dia melaporkan suaminya telah hilang dan memintanya agar kembali melalui akun Facebook-nya.

Beberapa hari kemudian, mayat Frank ditemukan di dekat sungai.

Laporan ABC menyebutkan, Malissa awalnya mengatakan kepada polisi bahwa putranya, Paul Jinkerson, telah menembak Frank yang sedang tidur dengan pistol 9mm.

Jinkerson turut menghadapi dakwaan yang sama dengan ibunya. Namun, dia mengaku tidak terlibat dalam penembakan tersebut.

Dalam catatan pengadilan disebutkan, Frank telah mengajukan cerai terhadap istrinya.

Selama persidangan, ayah Frank Ancona, Frank Ancona senior, mengatakan putranya dibunuh karena berencana meninggalkan Malissa.

Post a Comment

0 Comments