About Me


Rembug Keistimewaan


Oleh: Didik Akhmadi, MComm

(Anggota Tim Ahli Warkaban dan Pengamat Budaya Politik)

Harianindonesiapost.com Hari Jumat yang lalu, Warkaban berpartisipasi dalam acara Rembug Keistimewaan. Acara diisi oleh narasumber Drs Beny Suharsono, selaku paniradya pati pejabat dari lembaga baru paniradya kaistimewaan. Dan, diisi oleh Dr Agus Rochiyardi, Direktur Pemasaran Badan Otorita Borobudur.

Pada acara tersebut, Drs Beny Suharsono menjelaskan fungsi kelembagaan baru sebagaimana yang diamanatkan dalam Perda. Lembaga paniradya kaistimewaan tidak hanya mengurusi Danais, tetapi mengurusi seluk beluk yang terkait dengan UU Keistimewaan.

Sedangkan, Dr Agus Rochiyardi menjelaskan sisi praktis dari pengembangan kepariwisataan pada level nasional. Dan, juga implementasi di daerah.

Seluruh Paguyuban DIY secara aktif sampaikan gagasan dan usulan kepada Drs Beny Suharsono. Misalnya, usulan Taman Raja Nusantara di Kulonprogo. Usulan pengembangan pariwisata di Panggang, Gunungkidul yang dirancang sebagai kawasan ekonomi khusus kepariwisataan.

Paguyuban Warkaban melakukan konfirmasi atas kemungkinan Bantul diusulkan menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) Kepariwisataan kepada pak Beny Suharsono. Beliau menjawab bahwa untuk yang dikembangkan pada tahap besuk ini adalah kawasan industri di Piyungan. KEK kepariwisataan bisa diurus nanti setelah Pengembangan Kawasan Industri Piyungan berjalan.

Demikian, sekilas oleh oleh dari Rembug Keistimewaan.(Sudono Syueb/ed)

Post a Comment

0 Comments